1.Keutamaan sholat Tarowih
Para Ulama berkata yang
dimaksud al-qiyam dalam bulan Romadlon adalah sholat tarowih dan salah seorang
berkata الصلاة جامعة jika dilaksanakan dengan berjamaah, sholat
tarowih berjumlah 20 rokaat harus salam tiap dua rokaat dan dalam melaksakannya
niat sholat tarowih atau qiyamu romadlon, waktunya setelah selesai sholat Isya
hukum melaksanakannya adalah sunnah muakkadah.
Asy Sya'bi ra. Berkata Allah menciptakan
gedung mewah dibawah Arasy yang didalamnya malaikat-malaikat yang tidak turun
kebumi kecuali pada malam-malam romadlon yang mendoakan orang-orang yang sholat
tarowih. (Ashshofuri : 164).
Adapun fadilah
(keutamaan) dalam melaksanakan sholat tarowih mulai hari pertama sampai hari
terahir bulan romadlon ialah sebagaimana yang diriwayatkan oleh sahabat Ali kw.
Sesungguhnya ia berkata bahwa Nabi saw ditanya oleh seseorang tentang keutamaan
sholat tarowih dibulan romadlon lantas nabi menjawab barang siapa sholat
tarowih pada malam :
1.Diampuni dosanya sebagaimana keadaannya baru
dilahirkan Ibunya.
2.Diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya jika
kedua orang tuanya orang mukmin.
3.Para malaikat di bawah 'Arasy memanggil-manggil mulailah
beramal Allah swt telah mengampuni dosa-dosa yang telah lewat.
4.Memperoleh pahala sebagaimana pahala orang-orang yang
membaca kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran.
5.Malam Kelima mendapat pahala sebagaimana pahalanya
orang-orang yang mengerjakan sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan
Masjidil Aqsa.
6.Mendapatkan pahala sebagaimana pahala
malaikat-malaikat yang bertawaf di Baitul Makmur serta setiap batu dan tanah
berdoa memohonkan ampunan untuknya.
7.Malam Ketujuh Mendapat pahala seperti bertemu Nabi Musa as serta menolongnya atas
serangan Fir’aun dan Haman.
8.Mendapat pahala sebagaimana pahalanya Nabi Ibrahim as.
9.Mendapat pahala sebagaimana pahala yang diberikan
kepada Nabi Muhammad s.a.w.
10.
Allah swt. menganugrahkan
kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.
11.
Akan meninggal dunia dalam keadaan bersih dari dosa seperti baru
dilahirkan.
12.
Ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan muka yang bercahaya.
13.
Ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman sentosa dari
kejahatan dan keburukan.
14.
Para
malaikat datang menyaksikan mereka Tarawih dan Allah swt. tidak akan
menghisabnya (memeriksa amalnya) pada hari qiyamat.
15.
Semua malaikat yang memikul ‘Arasy dan Kursi akan bersolawat dan
mendoakannya supaya Allah mengampuninya.
16.
Allah swt. mencatat baginya bebas dari api neraka dan dimasukkannya ke
dalam surga.
17.
Allah swt. mencatat baginya pahala seperti pahala para Nabi.
18.
Malaikat akan menyeru: Wahai hamba Allah sesungguhnya Allah telah ridho
padamu dan kedua ibu bapakmu.
19.
Allah swt. akan meninggikan darjatnya di dalam surga Firdaus.
20.
Allah swt. memberikan kepadanya pahala seperti pahala orang yang mati
syahid dan orang-orang soleh.
21.
Allah swt. menciptakan untuknya sebuah singgasana di surga yang terbuat
dari cahaya.
22.
Akan diselamatkan dari kesusahan dan huru-hara hari kiamat.
23.
Allah swt. akan membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
24.
Allah swt. memberikan dua puluh empat macam doanya mustajab.
25.
Allah swt.akan mengangkatnya/ menyelamatkannya dari siksa kubur.
26.
Allah swt. akan memberi pahala seperti ibadat empat puluh tahun.
27.
Pada hari qiamat melintasi Shirotol Mustaqim seperti kilat yang
menyambar.
28.
Allah swt. akan menaikkan kedudukannya seribu derajat di surga.
29.
Allah swt. mengurniakan kepadanya pahala seribu haji yang
diterima.
Allah swt. akan memberi penghormatan kepada orang yang
bertarawih pada malam terakhir dengan firman-Nya : Wahai hambaku!
makanlah segala jenis buah-buahan surga, dan mandilah di sungai salsabil,
serta minumlah air dari telaga yang dikurniakan kepada Nabi Muhammad s.a.w.
yang bernama Al-Kautsar saya adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.
(Al-Khowbawi, Dzurrotunnasihin : 19).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar